Entri Populer

Minggu, 20 Februari 2011

Resensi Darah Garuda


DARAH GARUDA

1. IDENTITAS
Jenis film : Action
Film : Darah Garuda: Merah Putih II
Sutradara : Yadi Sugandi dan Conor Allyn
Produser executive : Hashim Djojohadikusumo
Produksi : PT Media Desa Indonesia dan Margate House Films
Pemain: Donny Alamsyah, Rahayu Saraswati, T. Rifnu Wikana, Lukman Sardi, Astri Nurdin, Darius Sinathrya, Atiqah Hasiholan, Ario Bayu, Rudy Wowor, Alex Komang dan memperkenalkan aktor cilik Aldy Zulfikar.

2. SINOPSIS

Epik penuh dengan action yang tegang dan dipotret dengan brilian oleh aktor-aktor berbakat papan atas Indonesia, film Darah Garuda (Merah Putih II) adalah sebuah cerita mengenai kelompok heroik kadet yang bergerilya di pulau Jawa pada tahun 1947.
Terpecah oleh rahasia-rahasia mereka di masa lalu, dan konflik yang tajam dalam hal kepribadian, kelas sosial dan agama, keempat lelaki muda bersatu untuk melancarkan sebuah serangan nekat terhadap kamp tawanan milik Belanda, demi menyelamatkan para perempuan yang mereka cintai.
Para kadet ini terhubung dengan kantor pusat Jendral Sudirman dimana mereka diberi sebuah tugas sangat rahasia di belakang garis musuh di Jawa Barat: sebuah serangan gaya komando pada lapangan udara vital yang dapat membalikkan perlawanan para pemberontak melawan kezaliman yang telah dilakukan Jendral Van Mook pada Agustus 1947. Menembus dalam ke hutan, mereka bertemu dengan kelompok lain dari separatis Islam, juga sekutu baru maupun yang potensial berkhianat: mata-mata kolonial dengan pangkatnya sendiri dan sekutu orang-orang sipil dari jalanan; dan musuh lama yang bertanggung jawab atas intelijen Belanda.
Terkepung, baik oleh musuh dari luar maupun dari dalam, para pahlawan harus bersatu dan saling percaya karena mereka berjuang demi mengejar satu tujuan: Kemerdekaan.


3. KESIMPULAN

Indonesia adalah tanah air kita. Di film ini kita diajak untuk menghargai, menghormati, dan mendoakan para pahlawan-pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan Indonesia. Film ini layak dilihat siapapun termasuk anak-anak. Dalam film ini banyak sekali unsur-unsur sejarah yang ada.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar